Gawat !!! Pertambangan Galian C Ilegal Menjamur Di Kabupaten Lahat

Mentra, Palembang – Forum Pemuda Sumatera Selatan (FPS) ingin meminta pertanggungjawaban dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Dan Kapolda Sumsel atas aktivitas pelaku tambang ilegal atau pertambangan tanpa izin di daerah kabupaten lahat yang dinilai sudah mengkhawatirkan, Selain merusak lingkungan dan mengganggu konservasi, serta menjamurnya tambang ilegal juga merugikan negara, Jum’at (05/07/24).

Perbuatan penambangan tanpa izin pada hakikatnya telah memenuhi unsur yang dapat diancam dengan hukum pidana, namun kenyataannya kegiatan pertambangan tanpa izin masih marak terjadi di Kabupaten Lahat.

Untuk mengetahui  pertambangan galian C tanpa izin di Kabupaten Lahat Forum Pemuda Sumsel (FPS) mendapati data yang sementara di ketahui ada dua Tambang galian C yakni, Grand Asia mining, CV.Tiga putri bersatu, yang terindikasi beroperasi tanpa Izin, jelas hal ini merupakan perbuatan melanggar hukum berdasarkan pasal 158 UU RI nomor 3 tahun 2020 tentang Pertambangan Minerba. Pasal 158 mengatur ‘Setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 miliar.

Mendapati hal tersebut maka Forum Pemuda Sumsel (FPS) menduga ada semacam pembiaran terhadap Ilegal mining di Kabupaten Lahat ini karena sama sekali tidak adanya pengawasan dari pihak Pemerintah maupun aparat penegak hukum terkhusus di wilayah Kabupaten Lahat Dan Sumatera Selatan Pada umumnya sehingga tambang-tambang tersebut masih beroperasi hingga sampai saat ini

Kemudian Koordinator Aksi Forum Pemuda Sumatera Selatan (FPS), Nedar tegas menyampaikan, “Kami dari pihak FPS akan melakukan aksi di 2 titik pada tanggal 08 Juli 2024 di Kantor Gubernur Sumatera Selatan serta dilanjutkan Tanggal 10 Juli 2024 di Polda Sumsel untuk meminta pertanggungjawaban dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan melaporkan kegiatan ini ke Polda Sumsel, karena ketika hal ini di diamkan akan banyak lagi galian C yang akan muncul tanpa izin yang jelas tentu hal ini tidak bisa di toleransi.

Korak, Nedar, menutup dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kapolda Sumatera Selatan harus mengusut tuntas Pelaku atas penambangan ilegal atau penambangan tanpa izin.

Nedar membeberkannya beberapa tuntutan yang akan dilakukan pada aksi tersebut. :

1. Meminta PJ. Gubernur Sumatera Selatan membentuk tim untuk mengusut adanya pembiaran yang dilakukan oleh pihak ESDM Provinsi Sumsel dan ESDM Regional IV terhadap pelaku Usaha Galian C yang belum mempunyai Izin telah melakukan penambangan dan penjualan.

2. Menuntut PJ. Gubernur Sumatera Selatan Untuk memecat Oknum ESDM Provinsi Sumatera Selatan dan ESDM Regional IV Yang diduga ikut terlibat bermain dan melindungi Pelaku usaha Galian C yang NAKAL.

3. Menuntut Kapolda Sumatera Selatan untuk mengusut tuntas pelaku Penambangan Ilegal yang ada di Lahat.

Putra Handriadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *