Tari Kembang Kipas Meriahkan Malam Puncak Harbanas PII Ke-77 di Lebak Banten

MENTRA, Jakarta – Malam puncak peringatan Hari Bangkit Nasional (Harbanas) Pelajar Islam Indonesia Ke-77 di Lebak, Banten,  Sabtu (6/5/2024).

Dimeriahkan oleh penampilan memukau dari Sanggar Tari SMAN 2 Rangkasbitung yang menampilkan Tarian Kembang Kipas, sebuah tarian tradisional yang menggugah semangat dan keindahan warisan budaya Betawi.

Tarian tersebut dipentaskan dengan penuh semangat oleh tiga pelajar kelas 10 dari SMAN 2 Rangkasbitung. Dalam penampilannya, peserta Refleksi Harbanas PII Ke-77 diajak ke dalam perjalanan visual yang memukau mengenal keanggunan dan keberanian wanita Betawi.

Sebagai informasi, Tari Kembang Kipas, yang diciptakan oleh Mira Arismunanda, terinspirasi dari kisah Mirah Singa Betina dari Marunda, seorang pendekar wanita legendaris dari Betawi.

Tarian ini menggambarkan kecantikan dan keberanian para wanita Betawi, dengan karakteristik yang cantik dan lincah yang dipadukan dengan ketangkasan dalam permainan silat menggunakan kipas.

Penampilan yang memukau itu dibawakan oleh Tasbita Husna Alaydrus, Julia Armyana, dan Anita, para siswa SMAN 2 Rangkasbitung yang masih duduk di bangku SMA Kelas 10.

Salah seorang penari yaitu Tasbita Husna Alaydrus mengaku bangga dapat tampil pada acara tersebut. Ia mengungkapkan tari yang dia dan teman-temannya tampilkan merupakan salah satu kegiatan Ekstrakurikuler di SMAN 2 Rangkasbitung.

“Sangat bangga karena ini merupakan acara nasional, jadi merasa terhormat sekali. Ini menjadi momen yang paling tidak akan terlupakan,” kata Tasbita.

Dengan semangatnya, Tasbita ingin agar kegiatan PII lebih maju dan dikenal lebih luas lagi, memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengenal dan melestarikan budaya Indonesia.

“Sangat excited apalagi ini acara nasional, jadi kami persiapkan sebaik mungkin. Rangkaian acara tadi juga sangat seru sekali. Semoga PIi makin maju dan makin jaya untuk PII dan semoga lebih dikenal lagi di kalangan pelajar,” tutupnya.

Yusuf Wicaksono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *