PII Surati Dindik Banten, Tuntut Transparansi Anggaran Sekolah Dan Keadilan Guru Pendidikan

MENTRA.ID – Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Lebak soroti dugaan sejumlah permasalahan terkait dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Hal ini terkait banyaknya laporan keterlambatan pembayaran gaji guru honorer diberbagai sekolah, dan potensi penyelewengan dana intensif guru pada sekolah SMK swasta. serta diperparah dengan tidak jelasnya Formasi P3K guru yang mengajar.

Hal ini membuat Pengurus Daerah PII Lebak telah mengirimkan permintaan kepada Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten agar PII Lebak mendapat rekomendasi untuk mengawal transparansi penggunaan anggaran Bos di sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Lebak.

Baca Juga : Dialog Kebangsaan KNPI Lebak Menggugah Semangat Milenial untuk Pilkada Damai 2024

Aktivis PII, Nandi, menjelaskan bahwa pelibatan masyarakat pelajar yang tergabung dalam organisasi PII itu tersebut penting untuk memastikan realisasi pengawasan terhadap anggaran demi kemajuan pendidikan di Provinsi Banten.

“Kami mengajukan meminta pemerintah provinsi Banten dalam hal ini Dinas Pendidikan agar turut serta melibatkan partisipasi masyarakat pelajar untuk mengawal transparansi anggaran dana Bos di setiap institusi sekolah SMK/SMA di Kabupaten Lebak sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ungkapnya pada Selasa (18/3/24).

Selain itu, Nandi juga menekankan pentingnya prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan sesuai dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Baca Juga : PII Desak Dinas Pendidikan Atas Kondisi Bangunan SDN Di Lebak

“Kami berharap agar Dindik dan Pemerintah Provinsi Banten merespons ajakan kami untuk kemajuan pendidikan di Provinsi Banten, karena proses dan pengelolaan pendidikan yang baik akan menentukan generasi yang baik juga,” pungkasnya.***

Ari Purwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *