Dialog Kebangsaan KNPI Lebak Menggugah Semangat Milenial untuk Pilkada Damai 2024

 

MENTRA.ID – Dewan Perwakilan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lebak mengadakan dialog kebangsaan pada hari Minggu, 17 Maret 2024, di Gedung PKK Kabupaten Lebak. Acara ini bertujuan untuk membahas persiapan Pilkada 2024 di Kabupaten Lebak dengan suasana damai.

Dalam dialog kebangsaan tersebut, tema yang diusung adalah “Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Mendukung Penyelenggaraan Pemilu 2024, untuk Menyongsong Pilkada Serentak 2024 yang Damai.”

Peserta acara yang hadir berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan komunitas yang ada di Kabupaten Lebak, seperti HMI Dipo, HMI MPO, GMNI, PMII, BEM Universitas Setia Budhi, BEM Universitas Latansa Mashiro, BEM Sekolah Tinggi Pesantren Darunnaim, Keluarga Mahasiswa Citorek ( Kumacitor), Pemuda Basis Perjuangan, Komunitas Viking Baduy, serta pengurus PK KNPI yang mewakili.

Ketua DPD KNPI Lebak, Cucu Komarudin, mengatakan harapannya bahwa pemimpin yang akan muncul dalam Pilkada 2024 adalah pemimpin yang berasal dari kalangan pemuda.

“Karena zaman sekarang mengarah pada milenial, kami berharap pemimpin di Pilkada 2024 nanti adalah pemimpin yang benar-benar milenial,” kata Cucu kepada mentra.id

Menurut Cucu, pemimpin milenial yang diinginkan adalah sosok yang mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat secara menyeluruh.

“Ia harus mampu membawa aspirasi masyarakat dan pemuda serta dapat berintegrasi dengan baik dalam masyarakat untuk memahami kebutuhan dan harapan masyarakat Kabupaten Lebak,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, bahwa dalam kegiatan ini, mereka berharap agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak, pemuda, dan OKP dapat saling mengawasi proses Pilkada.

“Melalui acara ini, harapan kami untuk Pilkada yang damai dan kondusif dapat terwujud,” ucapnya.

Cucu berharap bahwa melalui dialog ini, semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa, dapat bersama-sama memikirkan masa depan Kabupaten Lebak.

“Mengingat persoalan Lebak ini bukan milik mahasiswa, Lebak ini juga bukan milik Pemuda, Lebak ini juga bukan milik pemerintah tetapi lebak ini juga milik masyarakat semua,” tutupnya.***

Ari Purwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *