Teror Keuangan Negara: Aset Provinsi Banten Di Duga Dijual oleh Oknum Pejabat, Kejati Diminta Bertindak!

Serang, 10 Maret 2024 – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Provinsi Banten menekankan urgensi Kejaksaan Tinggi Banten untuk mempercepat penyelidikan kasus dugaan penjualan aset Pemerintah Provinsi Banten. Aset yang terlibat adalah Situ Gede Jakung Cikande Kabupaten Serang dengan luas mencapai 25 Hektar, yang diduga melibatkan oknum pejabat.

Kabar terbaru mengindikasikan bahwa sebagian area Situ Ranca Gede Jakung telah direvitalisasi menjadi bangunan industri modern, menambah kompleksitas masalah ini. Meskipun 33 orang saksi, termasuk pejabat pemerintah desa, pemerintah daerah, dan pemerintah provinsi Banten, telah memberikan keterangan kepada Kejaksaan, belum ada tersangka yang ditetapkan.

Aktivis PII, Baehaki, dengan tegas menyatakan dukungannya untuk percepatan penyelidikan dan mendesak Kejaksaan Tinggi Banten (Kejati) untuk menangani kasus ini secara serius. Potensi kerugian negara sebesar 1 triliun membuatnya bersikeras agar Kejati Banten memberikan respons yang tegas terhadap dugaan penjualan aset oleh oknum pejabat.

Baehaki, sebagai langkah konkret, telah mengirim surat pemberitahuan ke Polda Banten dan Kejati Banten terkait rencana aksi demonstrasi. Aksi tersebut bertujuan menuntut penegakan hukum yang adil terhadap penjualan aset Pemerintah Provinsi Banten yang diduga melibatkan oknum pejabat.

Dalam pernyataannya, Baehaki berharap agar Kejati Banten dan Aparat Penegak Hukum (APH) dapat menindaklanjuti kasus ini dengan penuh keseriusan, mengingat dampak merugikan negara. Masyarakat pun menanti respons yang tegas demi menjaga integritas dan keadilan dalam penegakan hukum.

Ari Purwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *