GAASS, Apresiasi Kapolda Sumsel Atas Pemberantasan Narkoba

MENTRA, Jakarta – Ketua Umum Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumatera Selatan (GAASS), Andi Leo, mengapresiasi kinerja personalia Polisi Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) atas penangkapan bandar narkoba, Ahad (10/2/2024).

Ketua Umum GAASS, Andi Leo, mengucapkan selamat dan mengapresiasi terhadap Kapolda Sumatera Selatan. Karena telah berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayah Sumsel.

“Terkhusus kepada Kapolda Sumsel, Albertus Rachmad Wibowo, kami selaku pemuda dan mahasiswa Sumsel sangat menginginkan restasi dan pencapaian seperti ini terhadap kepolisian untuk selalu sigap dan tanggap atas kejadian yang dapat membahayakan masyarakat seperti yang ditimbulkan yaitu salah satunya narkoba,” ujarnya.

Andi Leo, menuturkan, keberhasilan Kapolda Sumsel dalam menggagalkan 3 oknum peredar narkotika jenis sabu sebanyak 111. 642 kilogram, dan jenis ekstasi sebanyak 134.195 butir adalah merupakan keseriusan Kapolda dalam memberantas peredaran dan penggunaan narkoba di Sumsel.

“Kapolda Sumsel layak mendapat penghargaan sebagai Kapolda terbaik sepanjang sejarah di Sumatera Selatan karena telah berhasil menggagalkan peredaran narkoba tarbanyak dalam 5 tahun terakhir di Sumatera Selatan,” tuturnya.

Andi, menyebutkan, kalau berita terbaru meninggalnya seorang wanita di wilayah Sumatera Selatan diduga karna mengkonsumsi narkoba di acara orgen tunggal. Hal itu sangat mencoreng nama baik Sumatera Selatan dan bukti kemenangan para pengedar narkoba yang masih bisa leluasa bertransaksi sampai dengan mudah bisa di beli oleh oknum-oknum masyarakat.

“Adapun dampak kesehatan dari penggunaannya dapat menyebabkan kerusakan fisik yang serius. Misalnya, penggunaan opioid dapat menyebabkan penurunan fungsi pernapasan, overdosis dan kematian,” kata Andi.

Ketum GAASS, menambahkan, penggunaan narkoba juga bisa merusak kesehatan mental, karena narkoba memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan mental.

“Kedepan Sumsel bisa berangsur-angsur bebas dari narkoba. Mari kita membenahi dan membentengi diri dari narkoba dengan cara terlibat menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan positif. Salah satunya mengikuti organisasi pemuda dan mahasiswa ataupun ormas dan lain-lain,” tambahnya.

Andi Leo, melanjutkan, untuk menjaga pergaulan jangan sampai terjerumus pada lingkungan yang tidak sehat bahkan bisa menjadi penikmat narkoba itu sendiri. GAASS juga akan mengajukan program bersama stalkholder terkait untuk membuat kegiatan pemeriksaan narkoba gratis untuk seluruh masyarakat Sumatera Selatan.

“Kita akan hadir di kabupaten/kota dan bekerja sama dengan pemerintahan untuk memastikan masyarakat nya bebas dari narkoba, saya rasa ini akan berdampak sangat luar biasa dan menimbulkan rasa takut bagi masyarakat untuk memakai narkoba. Serta pengedarnya pun akan selesai dengan tidak adanya lagi pembeli,” lanjutnya.

Ketum Andi, mengungkapkan, memang tidak mudah atas apa yang disampaikannya namun pihaknya akan semaksimal mungkin untuk membebaskan Sumsel dari komoditi bisnis barang haram tersebut.

“Sebagai organisasi Pemuda Mahasiswa Sumsel turut mengucapkan terimakasih atas kerja keras serta kerjasama tim kepolisian dilapangan yang telah berhasil menangkap pelaku peredar narkoba, apalagi kita sama-sama mengetahui dampak buruk yang dihasilkan oleh penyalahgunaan narkotika sangat berbahaya,” tutupnya.

Yusuf Wicaksono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *