Cukong Kayu Akiong Kebakaran Jenggot Utus Petinggi Organisasi Media “Kondisikan” Pemberitaan Kayu Ileggal Di Melawi

Kalimantan  : Akiong Cukong kayu ternama di wilayah Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Kalimatan Barat Kebakaran Jenggot terkait pemberitaan yang menyoroti sepak terjangnya sebagai pemain “kayu ileggal”, mengutus petinggi Organisasi media untuk mengkondiskikan berita yang mencuat Kepublik, Rabu, (10/01/23).

“Kamu dicari oleh Deni martin dan delvin” Ujarnya berang saat menghubungi media ini

Bahkan sebelum itu, ada juga yang menghubungi media ini dan mengaku bernama e_ hadi dengan nomor 081251411311 yang mengaku sebagai keluarga akiong

“Saya keluarga akiong disintang bang,ingin menyondingkan dengan akiong” ujarnya

Sementara itu,dari hasil penelururan di diwilayah nanga pinoh, nanga ela Kabupaten Melawi Kalbar hingga perbatasan Kalimantan Tengah ditemukan kayu illegal dari hasil penebangan liar yang terpantau lalu lalang menggunakan truk yang diduga diambil dari kawasan hutan lindung,kemudian dibawa ke Wilayah Kabupaten Melawi dan sekitarnya.

Dari hasil Wawancara awak media dilapangan dengan salah seorang pekerja upah angkut kayu ini, (pengambil perahan) menyebutkan

“bahwa kayu-kayu yang diangkut dan .mereka bawa dari lokasi perbatasan Kalteng,yang diduga (dari hutan lindung) dibawa dan diangkut kekabupaten Melawi persisnya kegudang pemilik usaha kayu,toko bangunan milik akiong

Terpisah, Akiong selaku bos pemilik kayu di kabupaten Melawi saat di hubungi awak media tidak dapat ditemui

“Bos akiong sedang istirahat dan tidak bisa ditemui Ujar seorang ibu yang duduk di meja depan toko bangunan Rabu,(10/01/23).

Selain itu, bukan hanya akiong saja yang terkenal sebagai pemain kayu ileggal dimelawi dan masih ada nama pemain kayu illegal lainya ,seperti “Akong dan Suman”

Akiong bos kayu ileggal ini diduga kebal hukum,tidak dapat disentuh APH, lantaran ? “Mempunyai koneksi dengan penegak hukum berbaju coklat”

 

(Red)

Riki Pratama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *