Respons Ucapan Viral Prabowo “Ndasmu Etik”, Afandi Ismail: Tidak Layak Diutarakan!

MENTRA – Koordinator Nasional Pemuda Perubahan sekaligus Caleg DPR RI Dapil 2 Sulawesi Selatan dari PKB Afandi Ismail menanggapi statement Prabowo soal “ndasmu etik” yang disinyalir kuat ditujukan kepada calon presiden nomor urut 1 yaitu Anies Baswedan.

Afandi Ismail menilai bahwa statement semacam ini sangat tidak layak diutarakan oleh Prabowo yang notabenenya adalah calon presiden nomor urut 2.

“Seharusnya Prabowo memberikan contoh yang baik kepada rakyat Indonesia khususnya generasi muda dalam konteks berkompetisi secara sehat. Justru dengan pernyataan tersebut semakin memperlihatkan kualitas dan karakter yang sesungguhnya dari Prabowo”, kata Afandi saat dikonfirmasi pada Minggu (17/12/2023).

Afandi Ismail menganggap hal ini semakin meyakinkan publik bahwa Prabowo adalah sosok yang arogan, emosional dan anti kritik hal ini tentunya sangat jelas terlihat ketika debat capres sesi pertama yang diselenggarakan oleh KPU RI beberapa waktu yang lalu.

“Dari forum Debat Capres yang digelar oleh KPU RI pada 12 Desember lalu, sangat terlihat perbedaan kualitas mas Anies yang jauh berada di atas 2 kandidat lainnya terkhusus Pak Prabowo. Terlihat mas Anies begitu tenang, santun, retoris di dalam menyampaikan gagasan-gagasannya termasuk di dalam menjawab serangkaian pertanyaan yang diajukan baik itu oleh moderator maupun capres lainnya. Di samping itu pula, tidak saja retoris dan terstruktur di dalam penyampaiannya, tetapi juga sangat visioner dan terukur. Namun di sisi yang lain kita melihat dengan jelas Pak Prabowo justru memperlihatkan gestur yang arogan dan memberi pesan kepada publik bahwa beliau tidak siap di dalam menghadapi debat yang justru berbeda jika dibandingkan dengan 2019 yang lalu”, jelasnya.

Afandi Ismail berharap Prabowo harusnya bersikap dewasa, forum debat sesi pertama sudah berakhir. Jika ada ungkapan dari Mas Anies yang dirasakan berdampak negatif bagi elektoral bagi dirinya mestinya pak Prabowo menunjukkan sikap yang lebih dewasa sebab idealnya forum debat adalah forum untuk menguji ide dan gagasan bagi setiap capres.(red.resky)

Riki Pratama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *