Melisa, Kader PII Banten Raih Penghargaan Prestasi Non Akademik

Mentra – Melisa, mahasiswa semester 3 Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten, berhasil meraih penghargaan mahasiswa berprestasi non-akademik.

Prestasi ini membuatnya berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai dari pihak civitas akademika Fakultas Dakwah UIN SMH Banten.

Melisa, yang juga merupakan kader Pelajar Islam Indonesia (PII), menunjukkan dedikasinya dalam berbagai kegiatan di luar perkuliahan.

Selain itu, dia juga menjabat sebagai Kepala Divisi KPKPKT di Koordinator Wilayah PII Wati Provinsi Banten.

Penghargaan ini bukan hanya sekadar prestasi pribadi Melisa, tetapi juga menggambarkan semangat dan kontribusi mahasiswa UIN SMH Banten dalam kegiatan di luar ruang kelas.

“Aku cobain semua hal yang sekiranya sesuai dengan minat Melisa dan bermanfaat untuk umat, aktif berorganisasi, jadikan kegagalan adalah sebuah pengalaman dan pembelajaran. Nekat dalam hal kebaikan, belajar dan terus belajar, nikmati setiap prosesnya, yakin sama rencana Allah bahwa semua pasti indah pada waktunya,” ujarnya.

Melisa sendiri merasa bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Dia berharap prestasinya dapat memotivasi rekan-rekannya untuk terus aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan non-akademik.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk semua mahasiswa yang selama ini aktif berkontribusi. Mari terus tunjukkan bahwa mahasiswa UIN SMH Banten memiliki peran penting dalam pengembangan masyarakat dan kehidupan berorganisasi,” tutupnya.

Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Pelajar Islam Indonesia (PII) Provinsi Banten, Ichsanuddin, dalam tanggapannya, memberikan apresiasi kepada Melisa dan berharap prestasinya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.

“Kami bangga dengan pencapaian Melisa. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa UIN SMH Banten tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan diri dan kontribusi sosial,” ujar Ketum PW PII Banten, Ichsanuddin saat diwawancarai pada Minggu (3/12/2023).

 

 

Yusuf Wicaksono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *