Aksi Bela Al-Aqsha, LAZISKU Buka Booth Donasi

MENTRALAZISKU bekerja sama dengan Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) dalam kegiatan Aksi Bela Aqsa yang diselenggarakan pada Ahad (15/7/2023) di lapangan Masjid Agung Al Azhar Jakarta.

LAZISKU sebagai Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah berskala nasional atau LAZNAS dengan SK Kemenag RI No. 1199 tahun 2022 aktif terus menggalang dana untuk di Palestina yang sedang berjuang mempertahankan tanah airnya dari penjajahan zionis Israel.

Sejak terjadinya peperangan pada 7 Oktober lalu, zionis Israel telah meluluh lantakkan Palestina. Terus berjatuhan korban meninggal dan luka parah, termasuk kekurangan suplai makanan, air, obat-obatan, tempat tinggal, dan sebagainya.

LAZISKU mendapatkan sambutan baik dari Ustaz Bachtiar Nasir sebagai inisiator penyelenggara Aksi Bela Aqsha untuk bersama sama menggalang dana untuk Palestina pada Ahad 15 Oktober 2023 di lapangan Masjid Agung Al Azhar Jakarta.  Bahkan LAZISKU diberikan tempat yang strategis dekat Panggung sehingga sambil menggalang dana dapat mengikuti acara dan tidak mengganggu lalu Lalang peserta.

Dalam acara Aksi Bela Aqsha ada banyak narasumber yang memberikan orasi selain ustaz Bahtiar Natsir sendiri, ada  KH Amirsyah Tambunan, dr. Sarbini Abdul Murad, ustazah Nurzanah,  Dr. Faisol Bin Madi,  ustazah DR. Syifa Fauzia, dan lain-lain.

KH Amirsyah Tambunan mengatakan bahwa  kita berhutang budi kepada Palestina karena yang mendukung pertama kali   kemerdekaan Indonesia adalah Palestina maka kita wajib terus menerus menyuarakan kemerdekaan bagi Palestina dan hal ini sesuai dengan amanat konstitusi.

Ustazah DR. Syifa Fauzia mengatakan, ada tiga hal yang harus dilakukan. Pertama, tingkatkan kesadaran dari apa yang kita miliki di sosial media yang bisa dikontribusikan lewat kata-kata.

Kedua, donasikan apa yang kita miliki walaupun sedikit.

“Kita doakan rakyat Palestina agar Allah memberikan kekuatan dan keselamatan, walaupun mereka jauh dan kita tidak kenal, namun mereka  saudara kita sesama muslim,” ucapnya.

Selanjutnya, dari ustaz Bachtiar Nasir meminta masyarakat Internasional menghentikan genosida; PBB dan Komunitas Internasional untuk menghentikan pembantaian kemanusiaan, etnis dan bangsa; dan pemerintah segera memberangkatkan lembaga-lembaga Kemanusiaan dengan fasilitas negara agar dapat memasukkan bantuan kepada Palestina.

Selain orasi dari berbagai komunitas juga ada lantunan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Nasyid, shalawat, dan menonton tayangan kondisi saat ini di Gaza. Doa-doa, takbir dan yel-yel yang diikuti oleh para peserta.

Kegiatan ini dimulai pukul 06.30 hingga 10.30 WIB. Peserta semakin bertambah hingga ribuan jumlahnya  berdatangan, maka bertambah semangat melakukan takbir dan meneriakkan yel-yel.

“Birruuh, Biddaam , Nafdiika ya Aqshaaana (dengan  nyawa, dengan darah, kami akan membelamu, wahai Aqsha kami),” ucap Afifah, Tim Penghimpunan Publik LAZISKU  yang berada di lokasi.

Nampak para peserta tidak ragu-ragu memberikan donasinya kepada LAZISKU yang membuka booth di lokasi.

Terlihat, booth LAZISKU dilengkapi berbagai macam souvenir seperti kipas, air minum kemasan botol dan balon untuk anak-anak. Bahkan, orang tua mengajarkan anaknya supaya memasukkan uang donasi ke kotak yang sudah disediakan oleh tim LAZISKU.

“Jadi ini merupakan pelajaran bagi si anak supaya punya rasa memberi. Dan yang tidak disangka ada anak orang Palestina juga ikut berdonasi, dia memang sengaja datang ke booth LAZISKU tuk berdonasi,” tambahnya.

Kali ini, Afifah merasa berbeda melakukan penghimpunan dana, karena para peserta sudah siap untuk berdonasi dari rumah dengan tujuan untuk menolong saudaranya di Palestina.

“Semangat  itu ditunjukkan dengan keinginan membeli atribut-atribut Palestina. Mereka menyangka LAZISKU menjualnya, sehingga senang sekali bisa mendapat souvenir secara gratis.

Afifah berharap donasi dari LAZISKU dapat membantu para korban rakyat Palestina dan segera merdeka.

Turut hadir, Hadi pengurus LAZISKU Sumatera Utara. Hadi mengimbau kepada masyarakat Sumatera Utara untuk ikut berpartisipasi membantu meringankan masyarakat Palestina.

Selanjutnya, Achmad Syarifudin yang datang dari Sumatera Selatan, mengatakan sangat bersimpati dan menilai luar biasa sambutan umat Islam di Indonesia  tentang Aksi Bela Aqsha.

Tampak  antusias para peserta untuk berdonasi ketika Panitia dari Aksi Bela Aqsha berkali kali mengedarkan sunduk, terus berjalan banyak yang mengisi, karena peserta ingin membantu dan mendukung kemerdekaan Palestina.

Panitia memberi pengumuman supaya berdonasi kepada petugas yang memiliki ID card yang membawa sunduk berwarna merah hitam ,hijau, dan putih, sesuai dengan bendera Palestina.

Berulang kali Panitia memberi pengumuman supaya tidak salah memberikan donasi kepada  oknum yang ilegal.

Banyak pula donatur yang sudah berdonasi melalui sunduk datang ke booth LAZISKU untuk meminta souvenir. Tim LAZISKU dengan senang hati memberikan souvenir, terutama kipas tangan yang sangat dibutuhkan di hari yang panas ini.

Direktur Penghimpunan LAZISKU, A Toha Mansur langsung menyerahkan hasil donasi kepada Rina, bendahara panitia Aksi Bela Aqsha usai acara. Safitri sebagai panitia Bela Aksi Aqsha mengatakan senang bekerja sama dengan LAZISKU  dan berharap terus berlanjut sampai Pembebasan Aqsha.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *