Peringati Hari Lahir ke-59 Tahun, PII Wati Komitmen Selamatkan Generasi


MENTRAKoordinator Pusat Korps PII Wati (Korpus PII Wati) menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-59 pada Minggu (30/07) di Grand Cemara Hotel, Jakarta Pusat dengan mengusung tema “PII Wati terdepan dalam Gerakan Merdeka Perempuan Menuju Indonesia Adil dan Sejahtera,”

MENTRA
MENTRA
MENTRA
Koordinator Pusat Korps PII Wati (Korpus PII Wati) menggelar
Koordinator Pusat Korps PII Wati (Korpus PII Wati) menggelar
peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-59 pada Minggu
peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-59 pada Minggu
(30/07) di Grand Cemara Hotel, Jakarta Pusat dengan mengusung tema “PII Wati terdepan dalam
(30/07) di Grand Cemara Hotel, Jakarta Pusat dengan mengusung tema “PII Wati terdepan dalam
Gerakan
Gerakan
Merdeka
Merdeka
Perempuan Menuju Indonesia
Perempuan Menuju Indonesia
Adil
Adil
dan Sejahtera
dan Sejahtera
,”
,”

Dalam laporan kegiatannya, Ketua Pelaksana, Hilda Nurazizah mengatakan bahwa setiap tahun, kegiatan Harlah PII wati menjadi momentum yang sangat berharga untuk terus mengukur diri sejauh mana peran dan pengaruh kami dalam mengawal pemberdayaan perempuan dan anak.

Dalam
Dalam
laporan
laporan
kegiatannya,
kegiatannya,
Ketua
Ketua
Pelaksana,
Pelaksana,
Hilda Nurazizah
Hilda Nurazizah
mengatakan
mengatakan
bahwa
bahwa
setiap
setiap
tahun,
tahun,
kegiatan Harlah PII wati menjadi momentum yang sangat berharga untuk terus mengukur diri
kegiatan Harlah PII wati menjadi momentum yang sangat berharga untuk terus mengukur diri
sejauh
sejauh
mana
mana
peran
peran
dan
dan
pengaruh
pengaruh
kami
kami
dalam
dalam
mengawal p
mengawal p
emberdayaan
emberdayaan
perempuan
perempuan
dan
dan
anak.
anak.

“Dalam tagline yang dibawa oleh Korps PII Wati Merdeka Berkiprah kami menafsirkan pentingnya spirit kekuatan peranan perempuan dalam berbagai sektor. Harlah PII Wati ke –59 ini ditampilkan dalam tema “PII Wati terdepan dalam gerakan merdeka perempuan untuk Indonesia adil dan sejahtera, pungkasnya.

“Dalam
“Dalam
tagline
tagline
yang
yang
dibawa
dibawa
oleh
oleh
Korp
Korp
s
s
PII
PII
Wati
Wati
Merdeka
Merdeka
Berkiprah
Berkiprah
kami
kami
menafsirkan
menafsirkan
pentingnya
pentingnya
spirit
spirit
kekuatan
kekuatan
peranan
peranan
perempuan
perempuan
dalam
dalam
berbagai
berbagai
sektor.
sektor.
arlah
arlah
PII Wati
PII Wati
ke –
ke –
59 ini ditampilkan dalam tema “PII Wati terdepan dalam gerakan merdeka perempuan
59 ini ditampilkan dalam tema “PII Wati terdepan dalam gerakan merdeka perempuan
untuk
untuk
Indonesia
Indonesia
adil
adil
dan sejahtera
dan sejahtera
,
,


pungkasnya.
pungkasnya.

Kegiatan Harlah kaili ini menampilkan Women Economic Bootcamp, Beauty Class dan puncaknya refleksi Harlah dialog lintas generasi filosofi gerakan PII Wati dari masa ke masa.

Kegiatan
Kegiatan
Harlah
Harlah
kaili
kaili
ini
ini
menampilkan
menampilkan
Women
Women
Economic
Economic
Bootcamp,
Bootcamp,
Beauty

Beauty
Class
Class
dan
dan
puncaknya
puncaknya
refleksi
refleksi
Harlah
Harlah
dialog
dialog
lintas generasi
lintas generasi
filosofi
filosofi
gerakan
gerakan
PII
PII
Wati
Wati
dari
dari
masa
masa
ke
ke
masa.
masa.

Selain itu, pidato Ketua Korpus PII Wati, Rohayati menyorot berbagai masalah dalam pemenuhan hak-hak anak, utamanya hak untuk mendapatkan perlindungan. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu refleksi pada momentum Hari Anak Nasional yang baru saja diperingati pada 23 Juli lalu yang dilakukan PII Wati.

Selain
Selain
itu,
itu,
pidato
pidato
Ketua
Ketua
Korpus
Korpus
PII
PII
Wati,
Wati,
Rohayati
Rohayati
menyorot b
menyorot b
erbagai
erbagai
masalah
masalah
dalam
dalam
pemenuhan
pemenuhan
hak-hak
hak-hak
anak,
anak,
utamanya
utamanya
hak
hak
untuk
untuk
mendapatkan
mendapatkan
perlindungan.
perlindungan.
Menurutnya,
Menurutnya,
hal
hal
ini
ini
menjadi
menjadi
salah
salah
satu
satu
refleksi
refleksi
pada
pada
momentum
momentum
Hari
Hari
Anak
Anak
Nasional
Nasional
yang
yang
baru
baru
saja
saja
diperingati
diperingati
pada
pada
23
23
Juli
Juli
lalu
lalu
yang
yang
dilakukan
dilakukan
PII Wati.
PII Wati.

Ketika manisnya retorika dan wacana hak-hak anak, pada tahun 2019 ada 11.057 kasus anak mengalami kekerasan, 2020 meningkat menjadi 11.278 kasus, 2021 sebanyak 14.517 kasus dan mengalami kenaikan yang signifikan di tahun 2022mencapai 16.106 kasus,” ungkap Rohayati.



Ketika
Ketika
manisnya retorika dan wacana hak-hak anak, pada tahun 2019 ada 11.057 kasus anak
manisnya retorika dan wacana hak-hak anak, pada tahun 2019 ada 11.057 kasus anak
mengalami kekerasan, 2020 meningkat menjadi 11.278 kasus, 2021 sebanyak 14.517 kasus dan
mengalami kekerasan, 2020 meningkat menjadi 11.278 kasus, 2021 sebanyak 14.517 kasus dan
mengalami
mengalami
kenaikan
kenaikan
yang
yang
signifikan
signifikan
di tahun
di tahun
2022
2022
mencapai
mencapai
16.106
16.106
kasus
kasus
,”
,”
ungkap
ungkap
Rohayati.
Rohayati.

Di peringatan hari lahirnya yang ke-59, PII Wati berkomitmen membersamai negara dalam menyelamatkan generasi. Bahwa PII Wati hadir untuk negara, untuk menyelamatkan anak-anak dan perempuan ditengah badai problematika generasi saat ini, lanjut dia.

Di peringatan hari lahirnya yang ke-59,
Di peringatan hari lahirnya yang ke-59,
PII Wati berkomitmen
PII Wati berkomitmen
membersamai negara dalam
membersamai negara dalam
menyelamatkan generasi. Bahwa PII Wati hadir untuk negara, untuk menyelamatkan
menyelamatkan generasi. Bahwa PII Wati hadir untuk negara, untuk menyelamatkan
anak-anak dan
anak-anak dan
perempuan ditengah badai
perempuan ditengah badai
problematika
problematika
generasi
generasi
saat
saat
ini, lanjut
ini, lanjut
dia.
dia.

Sementara, Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan menyampaikan peranan PII Wati, bahwa keberadaan perempuan dan perannya di era sekarang menjadi dinamisator kehidupan.

Sementara, Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan menyampaikan peranan PII Wati, bahwa
Sementara, Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan menyampaikan peranan PII Wati, bahwa
keberadaan
keberadaan
perempuan dan
perempuan dan
perannya
perannya
di
di
era
era
sekarang
sekarang
menjadi
menjadi
dinamisator
dinamisator
kehidupan.
kehidupan.

“59 tahun PII Wati hadir sebagai lembaga badan otonom untuk menggapai cita–cita PII, meneruskan perjuangan umat dan terus menjadi ruang kreatif bagi anak dan perempuan”, ucapnya.

“59 tahun PII Wati hadir sebagai
“59 tahun PII Wati hadir sebagai
lembaga badan
lembaga badan
otonom untuk menggapai cita
otonom untuk menggapai cita
–cita PII,
–cita PII,
meneruskan
meneruskan
perjuangan
perjuangan
umat
umat
dan
dan
terus
terus
menjadi
menjadi
ruang
ruang
kreatif
kreatif
bagi
bagi
anak
anak
dan
dan
perempuan”,
perempuan”,
ucapnya.
ucapnya.

Yusuf Wicaksono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *