PW PII Yogyakarta Besar Selenggarakan Konwil ke-XXVIII

MENTRA – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Yogyakarta Besar menyelenggarakan Konferensi Wilayah (Konwil) ke-XXVIII di gedung Yayasan Kesejahteraan Umat (YKU) kota Yogyakarta mulai hari ini, Jum’at (24/1/2023).

Pengurus Daerah (PD) PII Kota Yogyakarta yang menjadi tuan rumah kegiatan ini dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir.

“Saya mewakili Ketua Umum PD PII Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih telah hadir dalam kegiatan ini,” kata Dandi, sekretaris PD PII Kota Yogyakarta.

Organizing Committee (OC) Konwil PII Yogyakarta Besar ke-XXVIII Gusti Rian Saputra memberikan laporan kegiatan dalam sambutannya, dari 9 PD PII yang ada, saat ini hadir 8 PD PII se-Yogyakarta Besar.

“Adapun kegiatan dilaksanakan di gedung YKU, sebab selama ini kita banyak membuat kegiatan di luar. Maka, dalam kegiatan kali ini, kita coba untuk kembali ke rumah kita, sekretariat tercinta kita ini,” kata Gusti.

Selanjutnya, gusti menjelaskan dalam kegiatan ini akan ada beberapa agenda, yakni Laporan Pertanggungjawaban PW PII Yogyakarta Besar periode 2021-2023, Laporan Perkembangan Pengurus Daerah PII, pendemisioneran PW PII Yogyakarta Besar periode 2021-2023, kebijakan strategis, dan pemilihan Ketua Dewan Formatur/Ketua Umum PW PII periode 2023-2025,” pungkas Gusti.

Ketua Umum PW PII Yogyakarta Besar Fazar Ibnu Sina dalam sambutannya mengatakan, “Konwil ke-XXVIII mengangkat tema ‘Pelajar Responsif, Berimprovisasi Efektif’. Kami berharap kita yang terlibat dalam Konwil ini dapat menemukan gagasan baru untuk pergerakan ke depan.”

Ibnu menambahkan, “Meskipun PII saat ini tidak lagi menjadi satu-satunya wadah pelajar, tetapi kita tetap harus mengusahakan agar PII tetap hadir di antara kita.”

Thufail Langlang Tambosai mewakili Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PII hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa saat ini usia produktif lebih banyak, maka ia berpesan untuk generasi saat ini diarahkan ke hal-hal atau kegiatan positif.

“Ketika generasi kita ini dapat diarahkan ke hal-hal positif, maka generasi selanjutnya akan mengikuti kita, begitupun sebaliknya,” katanya.

Kemudian, Thufail menjelaskan bahwa ketika aktif ber-PII, maka niatkan untuk dakwah.

“Dulu, saya mendapatkan pesan dari abah saya kalau aktif di PII, jangan khawatirkan masa depanmu. Ber-PII lah dengan lillahi ta’ala, niatkan untuk dakwah. Semoga kita semua tetap sukses di masa depan,” imbuh Thufail.

Konferensi resmi dibuka oleh Sekretaris Umum Pengurus Wilayah Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) Ananta Heri Pramono.

Kemudian, Aktivis Pelajar angkatan 70 -80an ini dalam sambutan menyampaikan pengalamannya saat menjadi pengurus PII, “saya bersyukur masuk di PII dalam situasi di mana politik Indonesia sedang tidak kondusif, yakni pada masa Asas Tunggal. Sehingga, pada saat itu, sangat memacu daya kreativitas dalam membuat kegiatan PII.”

Selanjutnya, selama ber-PII, dirinya memiliki pengalaman pernah berkuliah di tiga universitas bersamaan. Baginya, ini adalah hikmah dari dirinya ber-PII. Maka ia berpesan, “jangan sampai juga terlena berorganisasi, karena terlena itu juga tidak baik,” imbuhnya.

Selanjutnya, Heri memberitahukan bahwa KBPII Yogyakarta Besar akan melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Simposium Sejarah pada 4-5 Maret 2023.

“Simposium Sejarah ini akan menjadi forum untuk menuliskan sejarah PII agar kader PII dan masyarakat umum mengetahui peran dan jasa PII selama ini dalam berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Kemudian dirinya membuka Konwil PII Yogyakarta Besar ke-XXVIII dengan bacaan basmallah, “Dengan mengucapkan basmallah, Konwil PII Yogyakarta Besar ke-XXVIII, ‘Bismillahirrahmanirrahim’.”

Konwil PII Yogyakarta Besar ke-XXVIII dilaksanakan pada 24-26 Februari 2023 di gedung YKU. YKU merupakan gedung yang dimiliki oleh KBPII dan menjadi sekretariat PW PII Yogyakarta Besar.

 

 

 

 

 

Afian Dwi Prasetiyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *